Praktek dan Konsultasi :

Graha Tranceformasi
Jl. Tukad Pule No.32 Sesetan

Bengkel Peradaban
Jl. Cenigan Sari IVB No.9 Denpasar

Arsip

Tampilkan postingan dengan label Konsultasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konsultasi. Tampilkan semua postingan

Pengaruh Kawan dalam Pembentukan Prilaku


Seperti telah kita ketahui bersama bahwa pola pembentukan prilaku manusia berawal dari terbentuknya pikiran, yang kemudia dikirimkan ke otak untuk di proses sebelum kemudia di representasikan menjadi sebuah tindakan dan prilaku. kemudia prilaku yang terus menerus berubah menjadi kebiasaan, berlanjut menjadi pembentuk karakter dan sistem keyakinan manusia.

Satu hal yang perlu kita perhatikan bahwa karakter terbentuknya pikiran dan menguatnya sebuah informasi menjadi sistem keyakinan dalam pikiran seseorang adalah apa yang sering dilihat, didengar dan dirasakan.
Banyak sekali kita menemukan keadaan seseorang berubah sangat tergantung dengan pergaulannya, pembentukan prilaku manusia sangat dipengaruhi juga dengan lingkungan yang ada disekeliling mereka. 
Salah satu bagian dari lingkungan yang berpengaruh besar terhadap pembentukan prilaku manusia adalah kawan dan pergaulan. dengan senantiasa bergaul, melakukan aktifitas bersama sama , masing masing orang terus saling mempengaruhi antara satu dengan lainnya. 
Sifat alamiah manusia belajar sesuatu memang diciptakan dengan memodel (meniru) dan mengikuti. sehingga karakter seseorang bisa jadi adalah curian dari lingkungannya. pembentukan sistem keyakinannya adalah hasil dari modelingnya atas lingkungan yang direkam oleh VAKGOnya. sehingga dengan siapa Anda berkawan maka sangat besar pengaruhnya dalam perubahan pola pikir Anda dan menentukan bagaimana nasib Anda di hari yang Akan datang.
Misal Anda adalah seorang pemuda yang senang dalam melakukan kebiasaan kebiasaan positif, konsekuen dan taat dalam menjalankan perintah perintah agama. Namun Anda memiliki teman teman yang menghalangi Anda dengan berbagai cara, tentu lebih sulit bagi Anda untuk mewujudkan impian dan cita cita kebaikan Anda. dan biasanya teman teman yang  “membunuh” kebaikan dalam diri Anda memiliki banyak cara yang perlu Anda waspadai.
Misal ketika Anda ingin berkomitmen menjaga ibadah Anda, maka teman yang buruk biasanya akan mengajak Anda untuk berkumpul dan menghabiskan waktu bersama mereka, kadang berjam jam bahkan Anda tidak menyadari bisa jadi seharian waktu Anda habis sia sia, bisa dipastika hidup Anda yang dipenuhi dengan penyesalan dan agan agan untuk menjadi pribadi yang baik.
Seorang pemuda yang datang ke klinik psikoterapi kami berkisah tentang sahabatnya yang sebenarnya adalah lulusan sebuah pondok pesantren yang secara umum diyakini memiliki pemahaman agama yang kuat. Kenyataannya setelah merantau dan masuk kedalam pergaulan dan pertemanan yang salah. Maka hari  ini pria itu telah terjerumus pada sebuah prilaku menyimpang yang dikenal dengan kaum gay.
Demikian besar pengaruh lingkungan dan teman dalam menentukan nasib kita. Tentu Anda juga pernah mengetahui bahkan mengalami sendiri bagaimana besarnya pengaruh teman terhadap perubahan diri Anda.
Pergaulan dan teman teman sangat mungkin menjadi penghalang seseorang untuk menjadi pribadi yang hidup berkualitas dan penuh makna. Namun siapapun Anda tentu memiki kekuatan dan sumber daya untuk mengalahkan dan mengendalikan ganguan gangguan dari teman yang bertujuan menjauhkan Anda dari masa depan Anda yang penuh dengan kebahagiaan.
Yang perlu kita tanamkan sebagai kekuatan penghalang dari segala bentuk gangguan dari pergaulan adalah niat yang kuat, impian yang dahsyat, visi yang jelas dan langkah yang mantap dalam mewujudkan cita cita kita.
Misi besar kita dalam hidup ini adalah beribadah dan menjadi khalifah di muka bumi. Maka tidak ada tempat memohon pertolongan dan tempat berlindung kecuali kepada Allah. Dan selalu menghadirkan kesadaran kita agar senantiasa aware dalam berpegang teguh pada agama Allah.
“Barang siapa yang berpegang terguh  kepada (agama) Allah maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.” (Ali Imran : 101) 
Jangan pernah memberi kesempatan kepada teman teman Anda untuk menentukan jalan hidup Anda. pastikan Andalah yang senantiasa mepersuasi teman teman Anda, bukan Anda yang menjadi korban persuasi dari pergaulan Anda. senantiasa sadarilah bahwa waktu Anda mahal. Dan tidak ada yang lebih mahal dari pada kesempatan hidup yang dianugerahkan Allah pada kita saat ini. jika nafas ini lepas dari kerongkongan maka berakhir sudah semuanya. 
Pastikan tidak ada siapapun teman dan pergaulan yang bisa mencuri waktu Anda dari kebaikan kebaikan yang Anda yakini. Atau Anda akan menyesal karena menanggung kerugian yang abadi. Satu deting yang lalu tidak akan pernah tergantikan sampai kapanpun.
Hadirkan selalu kesadaran bahwa setiap saat dan detak jantung ini adalah bagian yang harus dipertanggung jawabkan kelak, tinggalkan semua yang menjauhkan kita dari Allah. Yakini dalah qalbu kita bahwa siapa yang meninggalkann sesuatu karena Allah , maka Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik. Dan dalam dua kebaikan ada kebaikan. 
Dulu semasa saya mulai mengenal islam dan bertekan meninggalkan semua pergaulan dan teman teman saya yang mengajak saya menyia nyiakan hidup ini. saya sempat membayangkan jika saya tak berteman dengan merka, siapa lagi yang akan berteman dengan saya? Namun sangat indah rencana Allah, saat saya berupaya memperbaiki diri saya, mulai meninggalkan pergaulan dan teman teman lama dengan kebiasaan buruk saya bersama mereka, setelah itu Allah mengirimkan kedalam hidup saya sahabat sahabat yang sholih dan hari ini saya bahagia hidup diantara mereka yang senantiasa mensuanakan hari hari dalam bingkai ibadah. Merekalah sebaik baik teman sebagai pengganti dari Allah.
READ MORE - Pengaruh Kawan dalam Pembentukan Prilaku

Menanam Benih Untuk Merubah Nasib

 
Menanam Benih Untuk Merubah Nasib
Seperti yang telah kita fahami bahwa segala sesuatu itu terjadi karena pikiran, dan setiap apa yang terjadi pada diri kita hari ini adalah buah dari pikiran kita di hari yang lalu. Kita semua menjadi apa yang kita pikirkan, karena pikiran kita yang memberikan energi pada semua sistem di tubuh kita untuk melakukan tindakan tertentu.

Jika kita berpikir tentang kesuksesan kita, dan disaat yang sama kitapun penuh percaya diri, kita akan merasa kuat, penuh dengan rasa berdaya dan sudah tentu tindakan kita adalah tindakan yang cakap saat melakukan sesuatu. Sedangkan mereka yang selalu disibukkan dengan berpikir tentang “bagaimana jika gagal?” dan prediksi prediksi buruk yang akan terjadi, tentu pikiran negatif ini akan menjadi program yang  bisa mempengaruhi emosi hingga fisik merekapun disiapkan dalam keadaan tidak berdaya hingga mengakibatkan rendahnya mutu dari tindakan yang dihasilkan.

Begitulah hidup ini merupakan rangkaian dari jaring jaring pikiran dan perasaan yang saling berkaitan, hingga kita faham bahwa setiap tindakan adalah hasil dari rajutan pikiran kita sendiri. Sedangkan untuk menentukan pikiran apa dan perasaan yang mana semua adalah pilihan pribadi kita masing-masing.
Semua pikiran, mimpi dan harapan adalah pemicu hasil yang akan kita dapatkan.  Inilah yang nasehat yang saya dapatkan beberapa hari yang lalu saat saya menemui seorang sahabat disuatu siang. Tidak terasa kami hampir 2 jam berdiskusi. Banyak ide yang menyegarkan pikiran dan perasaan yang hadir dari dialog siang itu.

Satu nasihat untuk kita renungkan adalah filosofi menamam benih. Bisa kita bayangkan saat kita sudah memiliki sebidang tanah yang siap untuk ditanami, kemudian kita ingin mendapatkan hasil dari tanah tersebut, pilihannya tentu dengan mulai menanam benih. Hingga kelak benih inilah yang berbuah hasil untuk kita nikmati. Pertanyaanya benih apakah yang akan kita tanam? Tentu apapun yang kita tanam maka itulah yang akan kita tuai dikemudian hari.

Dalam hidup, saat kita memutar film dalam pikiran kita dan merajutnya dengan emosi kita, saat inilah sebenarnya kita sedang menanam benih dilahan luas bernama subconsious mind (pikiran dan perasaan bawah sadar) yang kita ketahui bersama kapasitasnya tak terhingga, dengan kemampuan menyimpan memori jangka panjang. Hingga Singmund freud mengatakan pengaruh subconcious mind mencapai 88% dalam menentukan pola perilaku manusia.

Artinya benih yang kita tanam dalam bawah sadar kita ini sangat besar pengaruhnya dalam menentukan nasib kita dimasa yang akan datang. Seorang ulama besar dari Mesir Imam Syahid Hasan Al Banna pernah mengatakan dalam risalahnya bahwa kenyataan hari ini adalah mimpi hari kemarin, dan impian hari ini adalah kenyataan di hari esok.

Modal kita dalam menjalani hidup ini bukanlah uang, modal kita adalah keinginan, harapan, cita-cita, mau menjadi apa kita sebenarnya? Semua itu harus pernah dipikirkan. Karena batasan kemampuan kita dalam hidup ini adalah sesuatu yang sesuai dengan batas pikiran kita. Jika kita masih bisa memikirkan sesuatu, itu artinya kita sebenarnya mampu melakukan hal yang kita pikirkan itu.

Tidaklah mungkin Anda bisa mendapatkan sesuatu yang memikirkannya saja Anda tidak pernah. Bayangkan ada hidangan lezat dihadapan anda, dan saya mempersilahkan Anda untuk menyantap hidangan itu. Apakah mungkin makanan itu dengan tiba-tiba ada di dalam mulut Anda, tanpa memikirkan untuk memakan makanan tersebut sebelumnya? Tentu Anda perlu berpikir dulu untuk makan, baru Anda bisa makan. Begitu pula dengan kesuksesan Anda dan semua hal yang berhubungan dengan nasib Anda. Nasib Anda tidak akan pernah jauh dari semua yang ada dalam pikiran Anda.

Maka ada minimal 10 hal yang bisa kita latih dalam keseharian kita sebagai usulan aktifitas, agar pikiran kita terbiasa dengan pola kesuksesan. Inilah benih-benih yang perlu kita tanam dalam pikiran kita hingga membawa pengaruh positif kepada perasaan kita, hingga kita semakin mudah terus melesat menuju kesuksesan kita:

1. Pikirkan Banyak Kemungkinan
Kita perlu membiasakan untuk memikirkan banyak kemungkinan dalam hidup kita sebelum kita mengambil keputusan dalam hidup kita. Dengan membiasakan diri memikirkan banyak kemungkinan kemungkinan dalam hidup, kita bisa merasa lebih nyaman dalam mengendalikan hidup kita, karena semakin banyak pilihan pilihan kita dalam membahagiakan pikiran dan perasaan kita.
Sebagian orang menjadi cepat putus asa dan stress karena mereka membatasi kemungkinan kemungkinan yang bisa terjadi dalam hidupnya hingga mereka cepat mengatakan sudah mentok, seolah tidak ada lagi pilihan. Hal ini yang bisa mengakibatkan seseorang terjerumus dalam keputusasaan.

2. Kembangkan Kebiasaan Baik
Jika kita ingin sukses maka cara yang paling mudah adalah melakukan kebiasaan-kebiasaan orang sukses. Demikian kalimat yang sering kita dengar. Benarlah kalimat tersebut karena kebiasaan adalah benih yang perlu kita perhatikan, karena kebiasaan memiliki kekuatan yang luar biasa dalam menentukan nasib kita. Ketika seseorang terbiasa melakukan sebuat tindakan maka kebiasaan ini sangat mudah menjadi karakter dan menjadi belief system hingga pada perubahan citra diri seseorang.
 
3. Semangat Pengorbanan
Dalam setiap perjuangan dalam meraih kemenangan selalu membutuhkan pengorbanan, tidak ada kesungguhan yang tidak membutuhkan pengorbanan. Maka untuk mencapai kesuksesan kita bisa belajar dari banyak orang besar hari ini. Hampir semua jika kita amati perjalanan hidup mereka, orang-orang besar itu terlahir dari keluarga kurang mampu, ada pula yang dilahirkan dengan penuh kekuarangan, perjalan hidup mereka yang penuh dengan penderitaan. Namun mereka berhasil melewati penderitaan mereka sebagai harga yang mereka bayar untuk menebus kesuksesan mereka. Mereka yang merindukan kesuksesan dan tidak bersedia untuk menerima penderitaan hidup sebagai bagian dalam perjalan menuju kesuksesan, maka sungguh mereka hanyalah orang-orang yang berangan-angan.

4. Teruslah Belajar
Belajar sepanjang hayat, belajarlah setiap hari. Pelajarilah tentang banyak hal, belajarlah dan terus belajar. Dengan belajar kita bisa tumbuh dan menjadikan diri pantas menjadi semakin dekat pada kesuksesan kita. Bukankah segala sesuatu itu menjadi semakin dekat pada kita di saat kita sudah pantas untuk mendapatkannya? Kesuksesan kita akan selalu berbanding lurus dengan seberapa besar semangat belajar dalam diri kita.

5. Membaca
Membaca setiap hari untuk menjaga kondisi pikiran dan perasaan kita tetap dalam jalur sukses kita, bacalah apa saja, terutama bacaan yang berhubungan dengan visi dan misii hidup kita, lebih utama pula karya orang-orang besar. Karena dengan membaca karya mereka, di saat yang sama kita sedang menginstall pemikiran mereka dalam peta pikiran kita sehingga semakin kaya perbendaharaan pikiran kita untuk digunakan sebagai alat untuk menentukan pilihan pilihan dalam menapaki jalan menuju kesuksesan kita.

6. Biasakan Memberi Lebih Banyak
Membiasakan diri memberi lebih banyak dari apa yang kita terima, adalah benih-benih ajaib yang menjadikan semakin subur tuaian kesuksesan kita kelak. Memberilah apa saja yang kita miliki, tidak harus yang besifat materi seperti uang dan harta benda. Kita bisa memberi dengan sesuatu yang tidak bisa dilihat dan diraba. Mari biasakan untuk memberikan dukungan, cinta, dorongan, semangat, dan waktu. Sehingga semua orang akan terkesan pada Anda, karena Anda berhasil memberikan sesuatu yang tidak mereka duga sebelumnya.

7. Perluas Jaringan
Silaturahim atau yang lebih dikenal saat ini dengan istilah networking sudah sejak zaman dahulu sangat dianjurkan oleh Rasulullah. Semakin luas jaringan kita, semakin banyak yang mengenali apa yang ada pada diri kita. Mungkin hari ini mereka belum membutuhkan kita, namun suatu hari saat mereka membutuhkan sesuatu yang berbungan dengan kita, maka mereka akan mudah mengingat kita, karena keterampilan kita bergaul dengan baik dengan siapa saja. Bergaulah dengan siapa saja, dimana saja. Kenalkan diri Anda meski orang lain tidak bertanya siapa Anda.

8. Hargai Waktu
Jangan pernah sia-siakan waktu, hargailah waktu. Waktu adalah pedang, jika Anda mahir mengendalikan waktu maka Anda sangat mudah mendapatkan apapun, namun saat Anda lalai mengendalikan dan menjaga waktu Anda, sungguh waktu akan mengahiri hidup Anda dengan penuh kesengsaraan. Bagi sebagian orang lainnya mengatakan waktu adalah uang, karena dengan mengabaikan waktu sebenarnya Anda sedang menghamburkan uang Anda.
Mungkin dalam keseharian sangat mudah bagi sebagian orang untuk membuang waktu mereka. Tapi jika Anda mau membayangkan, cobalah Anda berimajinasi Anda sedang duduk dalam sebuah taksi dengan mesin argometer yang terus bergerak selama Anda masih berada didalam taksi tersebut. Semakin banyak waktu Anda habiskan dalam perjalanan menggunakan taksi, tentu semakin banyak uang yang perlu Anda bayarkan.  Begitu berharganya waktu saat Anda berada dalam sebuah waktu, karena ukurannya jelas adalah berkurangnya uang Anda. bagaimana dengan waktu Anda saat ini. berapa Anda beri harga waktu Anda ?

9. Hiduplah Sebagai Pelayan
Jika kita lihat orang orang besar didunia ini, yang masuk di deretan orang-orang terkaya ternyata, semakin mereka sukses semakin banyak pelayanan yang mereka lakukan, untuk membantu sesama. Maka benih yang ke sembilan ini kita bisa tanamkan dengan membagi waktu kita untuk senantiasa kita gunakan untuk melayani, bolehlah kita gunakan sepertiga waktu kita untuk bekerja, sepertiga waktu kita untuk belajar, dan sepertiga lagi dari waktu kita untuk melayani. Semakin kita terbiasa, tuaian indah siap menghampiri kita.

10. Jangan Pernah Berhenti
Kalau kita mengikuti sejarah hidup orang-orang yang pernah sukses, banyak juga yang pada akhir hidupnya berujung pada keadaan yang buruk, dan mengenaskan. Banyak artis yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri misalnya, dan sebagian diantara mereka frustasi justru di puncak kesuksesan mereka. Apa sebenarnya yang terjadi, banyak orang menjadi hampa dan tidak tahu harus kemana lagi, saat mereka sudah merasa sampai pada titik puncak dari capaian hidup mereka. Maka benih yang perlu kita tanam berikutnya adalah benih tujuan hidup, setiap kali Anda merasa telah sampai atau hampir sampai disatu titik capaian Anda, maka jangan pernah berhenti untuk menentukan titik capaian Anda berikutnya. Selama ruh masih dikandung badan, teruslah bercita cita, gapai kemuliaan hidup Anda.

Baca Artikel lainnya di www.fimadani.com dan www.banglubis.com
READ MORE - Menanam Benih Untuk Merubah Nasib

Bagaimana Mengenali Cinta Karena Allah?


Tanya:
Assalamu'alaikum Wr Wb
Bang..saya mau curhat dong..saya adalah siswa kelas tiga disalah satu SMA.akhir akhir ini ada yang berubah dalam hidup saya. disekolah ada seorang teman lelaki, selama tiga tahun saya sekolah di SMA tidak pernah merasakan sesuatu yang berbeda. namun disaat akan perpisahan ini tiba tiba ada perasaan yang mengganggu saya. seperti gelisah, saya jadi sering memikirkan teman saya itu. namun saya takut jika yang saya rasakan ini justru menjerumuskan saya pada perbuatan dosa.

pertanyaan saya :
bagaimana membedakan cinta kita benar benar karena Allah atau bukan?

trims
(jessica ~ Denpasar)

Jawab:

Wa'alaikumsalam Wr Wb
Saudari Jessica yang dirahmati Allah SWT,
Cinta itu fitrah yang pasti dirasakan oleh setiap manusia..namun kita perlu tetap waspada agar cinta yang semestinya menjadi anugerah Allah jangan sampai terkotori dengan hal hal yang tidak di ridhoi oleh Allah.

rasulullah pernah bersabda:
”Barang siapa mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah, dan mencegah karena Allah, maka ia sudah menyempurnakan iman.” (Dishahihkan oleh al-Albani).

Coba bayangkan betapa indahnya jika cinta kita berorientasi kepada ridha Allah, karena pada hakikatnya cinta berasal dari Allah Swt. Sangat layak dan sudah semestinya kita mencintai karena Allah. Bukankah hanya Allah-lah yang dapat membuat kita jatuh cinta?

Jika kita sudah mulai merasa ada kerinduan, sering mengingat ingat, membayangkan, berharap selalu dekat pada seseorang maka sebenarnya itu sudah mewakili ciri ciri jatuh cinta lho.. :)

maka kita harus cepat menghadirkan kesadaran kita untuk menimbang nimbang apakah ini ini cinta yang di ridhoi Allah atau mungkin inilah cinta yang dibenci Allah.

Untuk menimbangnya kita bisa melihat perubahan sikap kita dalam mencintai,
kalau cinta yang di ridhoi Allah kita pasti merasakan :
1. Pergantian sikap negatif dari dalam diri menjadi positif.
2. Kadar keimanan dan frekuensi ibadah semakin meningkat.
3. Mengerjakan yang ma'ruf dan mencegah yang munkar.
4. Selalu bertindak sesuai syari'ah dalam setiap perbuatan.

Jika tanda-tanda tersebut telah ada dalam diri kita, berarti cinta kita termasuk yang diridhoi Allah. jika ternyata yang terjadi adalah kebalikannya...maka Waspadalah ! waspadalah ! :)
Wallahu a'lam bishawab.

Sukses Selalu Ya...

Wassalamu'alaikum Wr Wb
READ MORE - Bagaimana Mengenali Cinta Karena Allah?